Gorilla
Glass 1
Gorilla Glass melindung layar dari gangguan
dari luar bahkan saat terjatuh sekalipun menjadi lebih minim kerusakan.
Teknologi ini dikembangkan oleh perusahaan manufaktur kaca bernamaCorning yang berbasis di Amerika. Pabrik pembuatan
kaca Gorilla Glass sendiri terletak di Harrodsburg, Kentucky Amerika dan di Shizuoka, Jepang. Gorilla Glass juga sanggup
menghadirkan layar dengan ukuran yang terbilang tipis, yaitu berkisar antara
0,5 mm hingga 2 mm. Meski tipis dan terasa ringan, tapi tidak mengurangi
kekuatannya.
Ukurannya yang tipis membuat Gorilla Glass
tidak akan mengurangi respon sensitif pada layar sentuh. Keunggulan lain dari
Gorilla Glass, yaitu bahannya mudah dibersihkan. Misalnya terhadap sidik jari,
minyak atau debu, dan tanpa meninggalkan goresan. Gorilla Glass juga mengklaim
ramah lingkungan, karena tidak terbuat dari bahan besi berat yang bisa
membahayakan lingkungan. Gorilla Glass juga mampu menyuguhkan tampilan layar
yang jenis dan tajam, sehingga ideal bagi gambar HD (High Definition) dan 3D (3
dimension) Dengan beberapa kemampuan yang dimiliki Gorilla Glass, bisa jadi
penggunaan perangkat elektronik berlayar Gorilla Glass dapat lebih bebas. Tanpa
terlalu khawatir sesuatu terjadi pada bagian layar.

Bukan berarti Gorilla Glass tidak bisa pecah.
Jika diperlakukan kasar dengan benda kuat maka bisa pecah. Jadi Gorilla Glass
lebih cenderung memberi rasa aman pada penggunaan sehari-hari. Corning Gorilla
Glass sudah digunakan oleh lebih dari 20 merek ternama, ratusan jenis perangkat
elektronik dengan lebih dari 200 juta tipe
Contoh Smartphone yang memakai Gorilla Glass
1 :
- Samsung Galaxy S
- Samsung Galaxy S II
- LG Optimus L7
- HTC Desire S
- LG Optimus 2X
4) Gorilla Glass 2
Corning Gorilla Glass 2 mengalami pengurangan
ketebalan sebesar 20 persen namun tetap mempertahankan ketahanan sama seperti
generasi sebelumnya. Ini artinya para produsen elektronik dapat membuat device
lebih tipis dengan sensifitas layar sentuh yang lebih baik tanpa perlu khawatir
akan mengurangi kualitasnya. Saat diuji langsung dengan menggunakan alat khusus
ternyata Gorilla Glass 2 dapat menahan tekanan sampai 120 pound (54.43 kg)
tanpa sedikit pun mengalami kerusakan (retak / pecah. Dengan Gorilla Glass 2
yang lebih tipis, vendor smartphone dapat leluasa mendesain perangkatnya
menjadi lebih tipis lagi.
Contoh Smartphone yang memakai Gorilla Glass
2 :
- Asus Transformer Pad
Infinity Asus
- HTC DROID DNA
- HTC One
- HTC One SV
- HTC One X+
- Huawei Ascend P2
- Lenovo K900
- LG Optimus G LG
- LG Optimus L9 P769
- Motorola RAZR M XT905
- Oppo Find 5
- Optimus 3D Max P720
- Samsung Galaxy Camera GC100
- Samsung Galaxy Note II N7100
- Samsung Google Nexus 10
P8110
- Samsung I9300 Galaxy S III

Gorilla Glass 3
Gorilla Glass 3 jauh lebih kuat dibandingkan
dengan generasi sebelumnya dan lebih tahan terhadap goresan hingga 3x lipat
dibandingkan dengan Gorilla Glass 2. Selain itu jika goresan tetap terjadi,
pada Gorilla Glass 3 goresan terlihat lebih halus sampai dengan 40% dibanding
generasi sebelum. Corning membubuhkan fitur terbaru di Gorilla
Glass 3 dengan sebutan Never Damage Resistance. Fitur ini memungkinan layar
smartphone tetap mulus dan tetap utuh mesti terjatuh sekalipun. Meskipun
akhirnya tergores, Corning mengklaim hanya 40
persen saja yang terlihat mata telanjang.

Contoh Smartphone
yang memakai Gorilla Glass 3 :
- Samsung Galaxy S4
sumber:http://ilmu-android.blogspot.com

No comments:
Post a Comment